“Akan aku ajar dunia dengan penaku” , sepenggal kalimat KH Imam Zarkasyi saat santri Gontor dipulangkan semua terkait peristiwa 65. Kenapa “pena”? Pena idiom dari menulis, karena tulisan mampu mempengaruhi alam pikiran manusia, tulisan mampu menjadi media propaganda, tulisan mampu menampilkan kisah motivasi, tulisan mampu berbicara banyak mengabarkan sesuatu dari sebuah peristiwa.

Dan inilah jurnalistik di mana tulisan dan foto mampu mengabarkan sebuah peristiwa, gagasan, opini, cerita, dan banyak lagi yang mampu dikabarkan dari tulisan seorang jurnalis.

Salah satu tempat bersemainya benih-benih jurnalis adalah sekolah. Seperti yang dilakukan oleh Dewan Seni Instagram Center di SMP Muhammadiyah 5 Ngawi dalam membina bakat siswa siswi mereka dalam bidang jurnalistik pada hari minggu 25 September 2016 kemarin bekerja sama dengan Kampoeng Ngawi sebagai media on line dan Kampoeng Edukasi sebagai media Edukasi yang tergabung dalam Manajemen KampoengGroups memberikan pelatihan jurnalistik yang disampaikan oleh trainer – trainer yang berpengalaman dibidangnya masing-masing.

Materi meliputi kaidah dasar penulisan berita / jurnalistik dasar, kaidah fotografi jurnalistik, tips sosial media, dan tak ketinggalan kelas motivasi.

Terima kasih untuk Dewan Seni Instagram Center yang mempercayakan pelatihan ini kepada KampoengGroups. Semoga ilmu yang kita pelajari penuh berkah dan menjadikan kita insan – insan yang siap bermanfaat untuk umat.

Bagi sekolah yang lainnya dan berminat untuk mengadakan kelas jurnalistik bisa menghubungi kami.