gathering-v-sis-jogja

Gathering V Survival Skill Indonesia

Menambah pengetahuan, upgrade skill, upgrade knowledge, serta menambah relasi adalah sebuah cara kita untuk terus mengoptimalkan potensi dan berani untuk terus melakukan perubahan. Itulah yang tentunya mendasari tim KampoengEdukasi turut berpartisipasi di ajang Gathering V Survival Skill Indonesia (SIS), 27 – 29 Januari 2017 lalu yang merupakan chapter bagi para pegiat di Jogja dan Jateng.

Bertempat di Bumi Perkemahan (Buper) Sinolewah, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, 2 perwakilan dari KampoengEdukasi mengikuti serangkaian agenda yang telah dipadu-padankan oleh penyelenggara dalam kegiatan training dan mengaplikasikannya di alam terbuka.

KampoengEdukasi mengirimkan Kak Aria Kusuma Aji dan Kak Fuad Galuh Prihananto untuk mengikuti Gathering V SIS ini. Beberapa materi yang didapatkan dalam agenda ini adalah, survival psychology, kemampuan first aid , shelter, membuat api, signaling, mencari air , dan mencari makan.

Dijelaskan juga tentang The Rules Three
3 menit tanpa oksigen – Mati
3 jam tanpa perlindungan – Mati
3 hari tanpa air – Mati
3 minggu tanpa makan – Mati

“Dari sini kami bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih tentang faktor utama yang mempengaruhi survival adalah sikap mental yang positif, pengetahuan yang luas, dan keterampilan yang baik,” ungkap Kak Aji.

Survival Skill Indonesia merupakan sarana belajar, wahana berdiskusi, berbagi dengan sesama penggiat dan peminat kegiatan di alam bebas dengan fokus mengupgrade kompetensi di bidang ilmu Survival, Navigasi, Medical First Responder (MFR), Mountaineering, dan ilmu – ilmu yang berkaitan dengan latar belakang banyaknya kecelakaan yang terjadi dalam kegiatan di alam bebas.

Semoga dengan kegiatan ini mampu memberikan kemampuan yang lebih bagi para Trainer – trainer KampoengEdukasi untuk terus berkiprah dalam berbagi pengalaman dan edukasi untuk masyarakat.